Siapa sih yang tidak pernah mengalami jerawatan atau merasakan saat spesial kita terasa tidak percaya diri karena ada nya jerawat di wajah kita? Hampir semua remaja pernah mengalami keadaan yang namanya “berjerawat”. Penyakit yang satu ini terkadang memang membuat penderitanya merasa tidak PD dengan penampilan dirinya. Bagi sebagian orang kalau jumlahnya sedikit jerawat sama sekali tidak mengganggu, tapi jika jerawatnya banyak, apalagi besar-besar akan sangat mengganggu penampilan kita. Tidak hanya di wajah, pada banyak kasus jerawat juga banyak tumbuh di punggung maupun bagian tubuh yang lainnya.
Pengertian Jerawat
Jerawat atau acne vulgaris adalah kelainan kulit karena penyumbatan saluran kelenjar sebasea. Kulit mengandung ribuan kelenjar sebasea yang memproduksi sebum (minyak) yang berfungsi melembabkan dan melindungi kulit. Sebum yang diproduksi kelenjar sebasea disalurkan melalui folikel rambut (pori-pori) ke permukaan kulit. Jerawat terjadi ketika sebum yang biasanya keluar ke permukaan kulit itu tersumbat. Kulit wajah memiliki kerapatan kelenjar sebasea yang tinggi, khususnya di daerah hidung, dahi dan pipi. Kelenjar sebasea paling besar terdapat di pertengahan dada dan punggung. Oleh karena itu, jerawat paling sering muncul di wajah, dada dan punggung.
Jerawat dikatakan kondisi kulit yang tidak normal di mana terjadi infeksi dan radang pada kelenjar di minyak pada kulit manusia. Jerawat bentuknya memang tidak sedap dipandang mata, mengganggu dan membuat kita tidak pede di depan umum. Jerawat pun juga terkadang berasa sakit jika disentuh sehingga kita ingin segera sembuh dari serangan jewarat. Jerawat tidak boleh kita sepelekan agar tidak menjadi parah.
Penyebab Jerawat
Ada beberapa penyebab jerawat, diantaranya:
1. Adanya sumbatan lapisan kulit mati pada pori-pori yang terinfeksi.
2. Produksi minyak oleh Kelenjar minyak yang terlalu berlebihan.
3. Faktor keturuan / genetik
4. Faktor hormonal ketika seorang anak menginjak remaja (masa puber).
5. Adanya iritasi kulit.
6. Sedang mengalami stress.
7. Menggunakan alat kontrasepsi seperti Pil KB, dan lain sebagainya.
Jenis-Jenis Jerawat
Jerawat dapat diklasifikasikan menurut jenis lesinya, apakah ada inflamasi atau tidak.
Lesi non inflamasi
Follicular cast atau filament
Biasanya terdapat di sisi samping kanan dan kiri hidung yang dipenuhi sebum tersumbat seperti bubur. Dengan penekanan, sumbatan tersebut dapat dikeluarkan.
Mikrokomedo
Mikrokomedo terjadi sebelum komedo (sebum yang tersumbat) berubah menjadi whitehead atau blackhead. Jerawat ini tidak terlihat dari permukaan kulit dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop.
Whitehead (Komedo tertutup)

Kelainan berupa bintil kecil dengan lubang kecil atau tanpa lubang karena sebum yang biasanya disertai bakteri menumpuk di folikel kulit dan tidak bisa keluar.
Blackhead (Komedo terbuka)
Komedo terbuka biasanya merupakan perkembangan lebih lanjut dari komedo tertutup, terjadi ketika folikel terbuka di permukaan kulit sehingga sebum, yang mengandung pigmen kulit melanin, teroksidasi dan berubah menjadi coklat/hitam. Blackhead dapat berlangsung lama karena proses pengeringan komedo di permukaan kulit berlangsung lambat.
Lesi inflamasi
Papel (papule)

Papel terjadi ketika dinding folikel rambut mengalami kerusakan atau pecah sehingga sel darah putih keluar dan terjadi inflamasi di lapisan dalam kulit. Papel berbentuk benjolan-benjolan lunak kemerahaan di kulit tanpa memiliki kepala. Jerawat tipe ini sering disebut orang awam sebagai “jerawat batu”.
Pustel (pustule)

Pustel terjadi beberapa hari kemudian ketika sel darah putih keluar ke permukaan kulit. Pustel berbentuk benjolan merah dengan titik putih atau kuning di tengahnya yang mengandung sel darah putih.
Nodul (nodule)

Bila folikel pecah di dasarnya maka terjadi benjolan radang yang besar yang sakit bila disentuh. Nodus biasanya terjadi akibat rangsang peradangan oleh fragmen rambut yang berangsung lama.
Abses
Kadang beberapa papel atau pustel mengalami pengelompokan dengan membentuk abses yang berwarna kemerahan, nyeri dan cenderung mengeluarkan bahan berupa campuran darah, nanah dan sebum. Pada proses penyembuhan kelainan ini meninggalkan jaring parut yang luas.
Sinus
Jenis jerawat paling berat (acne konglobata). Sering terdapat di lekukan samping hidung, hidung, rahang dan leher. Kelainan berupa garis linier dengan ukuran panjang bisa mencapai 10 cm dan mengandung beberapa saluran sinus atau fistel yang menghubungkan sinus dengan permukaan kulit. Penyembuhan jerawat ini memakan waktu berbulan-bulan, bahkan tahun dan dapat kambuh lagi bila mengalami proses inflamasi. Sinus harus ditangani dengan pembedahan.
Tips Untuk Menghilangkan Jerawat
Untuk menghilangkan komedo dengan cara alami, berikut beberapa pilihannya.
Komedo bisa dihilangkan dengan bahan alami seperti putih telur, lemon, dan daun kemangi. Ambil putih telur, kocok hingga berbusa. Ambil selembar kapas, rendam dengan putih telur, tempelkan ke hidung dan biarkan sampai mengering, sekitar 30 menit. Setelah kering, lepas kapas secara perlahan lalu bersihkan wajah dengan sabun.
Selain bisa mengurangi produksi minyak dan menghancurkan minyak atau lemak yang sudah mengeras, lemon juga bisa menutup pori-pori sehingga mencegah timbulnya komedo. Caranya, olesi wajah dengan air perasan lemon atau usapkan irisan lemon ke wajah, diamkan selama 15 menit hingga kulit terasa kencang. Bilas air dengan air dingin agar pori-pori menutup.
Daun kemangi rupanya tak hanya enak dijadikan lalapan yang dapat mencegah bau badan, tapi juga untuk menghilangkan komedo. Tumbuk daun kemangi hingga halus, oleskan sebagai masker di bagian wajah yang berkomedo. Diamkan selama 15-20 menit. Bersihkan masker kemangi. Bilas dengan air dingin.
Untuk menghilangkan jerawat batu, lakukan sauna wajah secara sederhana. Caranya uapkan wajah diatas baskom selama beberapa menit, dengan demikian pori-pori akan terbuka. Bisa juga dengan mengompres lap air panas ditempat jerawat berada. Setelah itu jerawat tersebut bisa didorong dengan memakai pinset yang bersih dan steril. Sakit memang. Setelah itu bersihkan jerawat yang telah mengempes itu dengan kapas yg bersih. Setelah itu basuhlah dengan air bersih.
Janganlah mengorek-ngorek jerawat dengan kuku tangan yang tidak higienis. Seringlah basuh wajah anda dengan air bersih, hindarilah makanan yg berlemak, perhatikan pola makanan anda, perbanyaklah makan sayuran dan buah.
Jangan lupa untuk selalu minum air putih. Hindari pemakaian cream wajah yg berlebihan.
Sumber
Cara Menghilangkan Bekas Jerawat


0 Comments