Fakultas Kedokteran
Universitas Udayana

Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) didirikan berdasarkan atas surat keputusan Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan No: 104/1962 tertanggal 17 Agustus 1962. Dalam perkembangannya hingga saat kini telah menjadi Fakultas yang sangat diminati oleh lulusan Sekolah Menengah Umum di Propinsi Bali dan di seluruh Indonesia, bahkan menjadi salah satu pilihan di antara Fakultas Kedokteran di Indonesia bagi lulusan sekolah menengah di Malaysia.

Selain menyelenggarakan pendidikan profesi dokter (umum) FK Unud telah melaksanakan pendidikan dokter spesialis dalam 10 bidang ilmu kedokteran, pendidikan master Ergonomi, pendidikan master Fisiologi Olah Raga dan pendidikan master Kedokteran Reproduksi serta program doktor Biomedik.

Bahkan telah menerima mahasiswa dari berbagai negara untuk mengikuti pendidikan elektif. Alumni FK Unud yakni dokter umum dan dokter spesialis melaksanakan profesinya diberbagai rumah sakit dan klinik serta institusi kesehatan lainnya Bali, NTB, NTT serta bagian Indonesia lainnya bahkan beberapa orang telah bekerja di luar negeri

Kampus Utama FK Unud berlokasi di Jalan PB. Sudirman, Denpasar dilengkapi dengan berbagai sarana pendidikan untuk pendidikan akademik kedokteran. Pendidikan keterampilan klinik dan penanganan penderita dilaksanakan di RS Sanglah sebagai Rumah Sakit Pendidikan utama dan Rumah Sakit lainnya di seluruh kabupaten di Bali, Rumah Sakit Jiwa Bangli dan RS Mataram (NTB) sebagai rumah sakit jejaring pendidikan.


Bagian

Fakultas Kedokteran Universitas Udayana terdiri dari Bagian-bagian meliputi:

FK UNUD
  1. Bagian Parasitologi
  2. Bagian Ilmu Faal
  3. Bagian Farmakologi
  4. Bagian Anatomi
  5. Bagian Mikrobiologi
  6. Bagian Biokimia
  7. Bagian Histologi
  8. Bagian Farmasi Kedokteran
  9. Bagian Ilmu Kedokteran Dasar
  10. Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas-Ilmu Kedokteran Pencegahan
  11. Bagian Pendidikan Kedokteran
RSUP Sanglah
  1. Bagian Obstetri & Ginekologi
  2. Bagian Ilmu Penyakit Mata
  3. Bagian Ilmu Bedah
  4. Bagian Ilmu Kedokteran Forensik
  5. Bagian Anestesi & Reanimasi
  6. Bagian Ilmu Penyakit Gigi & Mulut
  7. Bagian Ilmu Penyakit THT
  8. Bagian Ilmu Prilaku
  9. Bagian Patologi Klinik
  10. Bagian Patologi Anatomi
  11. Bagian Ilmu Penyakit Saraf
  12. Bagian Ilmu Kesehatan Anak
  13. Bagian Ilmu Penyakit Dalam
  14. Bagian Radiologi
  15. Bagian Ilmu Penyakit Kulit & Kelamin
  16. Bagian Psikiatri
  17. Bagian Jantung dan Pembuluh darah

Kurikulum

Pendidikan dokter terdiri dari 2 (dua) tahap yakni pendidikan akademik dengan lulusan adalah Sarjana Kedokteran dan pendidikan profesi dengan lulusan adalah Dokter. Semenjak tahun 2003 pendidikan dokter mengacu pada pendidikan dokter internasional dalam beberapa lampiran competence based curriculum yakni competence base dengan menerapkan strategi intregrated, student centered, problem base dengan substansi bahasan yang disebut blok.

1. Pendidikan Sarjana

Pendidikan sarjana dilaksanakan dengan memanfaatkan learning strategi, learning situation dan metode assessment seperti tsb diatas. Pada awal menjadi mahasiswa diberikan Studium Generale untuk memberikan kemampuan dalam berpikir kritis, komputer dan internet, reading skill, dan spiritual aspec. Dan kemampuan dalam international medical communication.
Thema yang diberikan untuk kemampuan dalam bidang kedokteran adalah:

  1. Studium Generale
  2. International Medical Communication,
  3. Cell as Biochemical Machinery,
  4. Growth and Deveploment,
  5. Professionalism,
  6. Basic Clinical Skills 1,
  7. Community-Based Practice,
  8. Health System-Based Practice,
  9. Medical Informatics,
  10. Basic Clinical Skills 2,
  11. Special Study 1,
  12. Hematologic System and Disorders and Clinical Oncology,
  13. Immune System and Disorders,
  14. Infection and Infectious Diseases,
  15. Visual System and Disorders,
  16. Basic Clinical Skills 3,
  17. Respiratory System and Disorders,
  18. Cardiovascular System and Disorders,
  19. Urinary System and Disorder,
  20. Reproductive System and Disorders,
  21. Basic Clinical Skills 4,
  22. Endocrine System and Metabolism and Disorders,
  23. Clinical Nutrition and Disorders,
  24. Alimentary and Hepatobiliary Systems and Disorders,
  25. Basic Clinical Skills 5,
  26. Special Study 2,
  27. Musculoskeletal System and Connective Tissue and Disorders,
  28. Neuroscience and Neurological Disorders,
  29. Behavior and Disorders,
  30. Basic Clinical Skills 6,
  31. Critical Care Medicine,
  32. Special topics (Medicine and International Travel, Alternative and Complimentary Medicine, Palliative Medicine),
  33. Basic Clinical Skills 7,
  34. Special study 3.
2. Pendidikan Profesi

Pendidikan profesi dilakukan di rumah sakit pendidikan RS Sanglah dan rumah sakit jejaring pendidikan selama 3 semester (2 tahun) melalui pendidikan di Bagian/SMF dalam menangani kasus dengan bimbingan dokter.

3. Pendidikan Spesialis

Fakultas Kedokteran Universitas Udayana memiliki sepuluh program pendidikan dokter spesialis yaitu: Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Bedah, Obstetri Ginekologi, Psikiatri, Ilmu Kesehatan THT, Ilmu Penyakit Kulit Kelamin, Patologi Anatomi, ilmu penyakit syaraf dan anathesi dan kedaruratab medik.
Sampai saat terakhir telah diluluskan 156 dokter spesialis terdiri dari Spesialis Bedah sebanyak 46 orang, Spesialis Ilmu Kesehatan Anak sebanyak 43 orang, Spesialis Obstetri Ginekologi sebanyak 65 orang, Spesialis Penyakit Dalam sebanyak 30 orang, Psikiater 10 orang dan Spesialis THT sebanyak 6 orang, sedangkan program dokter Spesialis Patologi Anatomi dan Spesialis Kulit Kelamin belum meluluskan.

4. Pasca Sarjana

Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menyelenggarakan program Doktor Biomedik dan program Master Ergonomi, Fisiologi Olahraga dan Kedokteran Reproduksi. Saat ini telah diluluskan 5 orang doktor, 19 orang Master Fisiologi Olahraga, 37 orang Master Ergonomi dan 33 orang Master Reproduksi yang telah bertugas di berbagai tempat di Indonesia.


Kontak