Komunitas Mahasiswa Peduli Kanker

Komunitas Mahasiswa Peduli Kanker (KOMPAK) FK UNUD

Keep be Healthy and Say Goodbye to Cancer”

Karena Kanker Pasti Dapat Dicegah! Kalau Bukan Sekarang, Kapan Lagi?!

 

Sejarah Berdirinya BSO KOMPAK FK Unud

Komunitas ini lahir dengan riwayat sejarah yang cukup panjang. Awalnya pada tahun 2000 terjadi peningkatan insiden kanker yang cukup signifikan di Rumah Sakit Sanglah, dimana 90%-nya ditemukan pada stadium lanjut. Oleh karena itu melalui bimbingan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. IB Tjakra Wibawa Manuaba, MPH, Sp.B(K)Onk, FinaCS bekerjasama dengan divisi Pengabdian Masyarakat BEM FK Unud saat itu untuk membentuk sebuah komunitas. Pada tahun Oktober 2005 terbentuklah sebuah komunitas yang dinamakan KOMPAK yang dipimpin oleh Bagus’02.

Setelah mengalami perjuangan yang cukup panjang, komunitas ini diakui sebagai sebuah Badan Semi Otonom pada Musyawarah Mahasiswa (Musma) tanggal 19 Desember 2009. Sehingga sampai sekarang tanggal diakuinya KOMPAK sebagai sebuah BSO dijadikan hari lahirnya BSO KOMPAK.

Riwayat Kepemimpinan BSO KOMPAK:

Era Sebelum Menjadi BSO

2005-2006: Bagus ’02

2006-2007: Bin ’04

2007-2008: Luh Putu Surya Handarini ’05

2008-2009: I Putu Surya Sujana ‘06

2009-2010: I Putu Surya Sujana ‘06

Era Setelah Menjadi BSO

2010 (masa peralihan): Putu Ary Wismayana ‘07

2010-2011: I Wayan Ardy Paribrajaka ‘08

2011-2012: Yudo Affandi ‘09

KOMPAK adalah ‘organisasi peduli’ yang bergerak di bidang pencegahan kanker dalam usaha penurunan morbiditas serta mortalitas kanker melalui peningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kanker. BSO KOMPAK FK Unud didirikan dengan visi untuk meningkatkan wawasan serta pengetahuan mahasiswa di lingkungan Universitas Udayana pada khususnya dan masyarakat pada umumnya tentang kanker dalam rangka membangun kesadaran dan pemahaman  masyarakat untuk dapat melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap kanker. Serta misi BSO KOMPAK FK Unud adalah :

  1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama anggota BSO KOMPAK FK Unud melalui latihan dasar dan kegiatan lain yang diadakan BSO KOMPAK FK Unud.
  2. Mengembangkan kreativitas anggota BSO KOMPAK FK Unud di berbagai bidang dan mengaitkannya dengan usaha pencegahan dan deteksi dini kanker.
  3. Menyebarluaskan informasi terbaru tentang kanker melalui berbagai media.
  4. Mengusahakan agar anggota BSO KOMPAK FK Unud dapat mengembangkan diri dalam organisasi dan mengembangkan organisasi BSO KOMPAK FK Unud agar semakin kuat eksistensinya di lingkungan Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, dan masyarakat luas.

Didirikan dan dibimbing langsung oleh Prof. Dr. dr. I.B Tjakra Wibawa Manuaba, MPH, SpB(K)Onk, FinaCS, serta tiga orang dewan pembina yang lain yakni dr. Moestikaningsih, Sp.PA(K), dr. I Wayan Sudarsa, Sp.B.Onk, dr. Tjokorda Gde Dharmayuda, Sp.PD-KHOM, BSO KOMPAK telah mampu melaksanakan berbagai bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat diantaranya :

  • Grebeg Pasar (Penyuluhan dan PAP SMEAR gratis)
  • Berbagi Kasih KOMPAK
  • KOMPAK for Children (KFC)
  • Preventable Team Work (PTW)
  • Siaran Media KOMPAK (Radio, Artikel Harian Lokal, dan KOMPAKPOST)
  • Peringatan Hari Kanker se-Dunia (HKD)
  • Keep be Healthy with KOMPAK (Senam Jantung Sehat, GoBar, Penyuluhan)
  • Seminar dan Talkshow Kesehatan

Selain itu juga diadakan kegiatan internal yang akan melatih sumber daya manusia BSO KOMPAK dan menghidupkan kehidupan berorganisasi didalamnya seperti Pelatihan Dasar dan Pencegahan Kanker, Pelatihan Penyuluhan, dan Up Grading. Melalui kedelapan departemen yang ada yakni Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM), Pengabdian Masyarakat (Pengmas), Intern, Extern, Dana dan Usaha (Danus), Kesekretariatan, IT dan Dokumentasi, serta Umum dan Perlengkapan (Umper) inilah semua kegiatan tersebut dapat terlaksana secara terorganisir dan berkesinambungan.

Hadirnya BSO KOMPAK FK Unud diharapkan mampu mencetak generasi  muda khususnya mahasiswa calon-calon praktisi medis yang mampu berjuang memerangi kanker & bersama-sama meningkatkan mutu kualitas hidup masyarakat yang bebas dari penyakit kanker melalui pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat.

“Public education is the strongest weapon to fight against cancer!”

(Prof.Dr.dr.I.B Tjakra Wibawa Manuaba,MPH,SpB(K)Onk,FinaCS)

 

 

contact person.

Yudo Affandi (+6285737607304) l email : yudo_fandhie@yahoo.com

FOLLOW US @kompakfkunud from your twitter account!